Dr. Jekyll dan "Mr. Market": Kenapa Harga Saham Bisa Hancur atau Bikin Kaya Mendadak? Pasar saham itu sering kali akurat dalam menentukan harga. Ketika jutaan pembeli dan penjual "saling sikut" menentukan harga, hasilnya biasanya mencerminkan nilai asli perusahaan tersebut. Tapi ingat, pasar nggak selalu benar. Kadang harganya meleset, bahkan absurd banget. Di sinilah kamu harus paham konsep Mr. Market buatan Benjamin Graham—metafora paling relatable buat menjelaskan kenapa harga saham bisa overpriced atau underpriced . Mr. Market ini ibarat teman yang moody parah ( manic-depressive ). Cara dia menilai saham beda jauh dari cara investor profesional atau appraiser independen. Saat tren lagi bullish (naik), dia dengan happy bakal beli saham di harga serba mahal, bahkan jauh di atas nilai aslinya. Tapi begitu tren bearish (turun), dia panik parah ( FOMO/panic selling ) dan langsung buang saham di harga yang kebangetan murah. Pertanyaannya: Apakah karakter ...