Friday, January 14, 2011

Keahlian Manager

Disamping manajer harus mempunyai kemampuan melaksanakan fungsi manajemen, dalam melaksanakan fungsi tersebut harus didukung keahlian atau ketrampilan tertentu yang disebut managerial skill.

1. Menurut Suren Urij membagi tiga kategori keahlian manajer :

a. Human relation Skill adalah keahlian-keahlian hubungan kerja kemanusiaan, seperti bekerja dengan bawahan dan memelihara hubungan baik dengan atasan.

b. Procedural or Administrative Skill adalah keahlian prosedur dan administratif, seperti “pengawasan atas pekerja dan tata usaha dan “Penggunaan jam secara efektif”.

c. Personal Skill adalah kemahiran perseorangan atau efisiensi pribadi, seperti pengaturan “daya ingat” dan daya konsentrasi.

2. Menurut Robert L Katz juga mengemukakan tiga macam keahlian yang disebut basic skill bagi manajer. 3)

a. Keahlian Teknis (Technical Skill) adalah kemampuan untuk menggunakan peralatan, prosedur atau teknik suatu bidang pekerjaan tertentu, seperti : programmer, akuntansi, ahli teknis mesin.

b. Keahlian Kemanusiaan (Human Skill) adalah kemampuan untuk bekerja dengan memahami dan memberi motivasi orang lain baik sebagai individu maupun kelompok.

c. Keahlian Konsepsual (Conceptual Skill) adalah kemampuan mental untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan seluruh kepentingan dan kegiatan organisasi.

Semua tingkatan manajer harus memiliki keahlian tersebut, tetapi untuk manajer puncak harus mempunyai keahlian konseptual lebih besar dibandingkan dua manajer dibawahnya, demikian pula manajer menengah mempunyai keahlian konseptual lebih baik dari manajer lini pertama.

Sebaliknya manajer lini pertama harus mempunyai keahlian teknik lebih besar dibandingkan dengan tingkat manajer di atasnya. Sedangkan masing-masing tingkat manajer memiliki keahlian kemanusiaan yang relatif sama, karena masing-masing mereka selalu saling berhubungan dengan pekerja atau manusia yang lain dalam usaha melakukan fungsinya.

Apabila tingkat manajer dihubungkan dengan fungsi utama manajemen, yaitu manajemen administratif dan manajemen operatif, maka para manajer tingkatan lebih atas semakin banyak melaksanakan fungsi manajemen administratif, dan sebaliknya para manajer tingkat lebih rendah semakin banyak melaksanakan fungsi manajemen operatif.

Apabila digambarkan sebagai berikut :

No comments:

Post a Comment

Post a Comment